By admin

0

Budaya Tradisonal Sebagai Potensi Wisata dan Ekonomi Kreatif di Indonesia

Budaya Tradisonal Sebagai Potensi Wisata dan Ekonomi Kreatif di Indonesia

Categories : Others

Banyak orang mengira bahwa ruang industri kreatif hanyalah sebatas semua hal yang sedang tren maupun kekinian saja. Padahal ada banyak subsektor di dalamnya. Budaya tradisional sebagai potensi wisata dan ekonomi kreatif juga bisa dikembangkan agar lebih menarik perhatian.

Sebagai negara yang memiliki warisan budaya leluhur yang amat banyak, tentunya peluang untuk menjadikannya sebagai salah satu penggerak perekonomian bukanlah hal yang sulit. Apalagi, Indonesia juga termasuk negara dengan potensi wisata yang besar.

Apa Itu Budaya Tradisional?

Seperti yang sudah sedikit dibahas di atas, budaya tradisional adalah budaya yang mengangkat kearifan lokal. Budaya ini tercipta sejak ratusan tahun yang lalu dari proses peradaban leluhur. Tentunya, sebagai negara yang memiliki beragam suku, bahasa, agama dan ras maka budaya tradisional yang diwariskan pun juga berlimpah.

Budaya tradisional adalah ciri khas sebuah wilayah. Karena masih ada dalam satu rumpun, terkadang budaya di daerah satu bisa saja hampir sama dengan budaya di daerah lain, walaupun terkadang penyebutannya bisa berbeda.

Macam Budaya Tradisional

  • Tari-tarian

Kamu pasti pernah mendengar Tari Saman yang tersohor dari Aceh, atau Tari Kecak dari Bali. Itu hanyalah sedikit contoh dari warisan budaya yang ada di wilayah Nusantara. Selain tari-tarian itu terdapat pula Tari Bedhaya, Tari Tor-Tor hingga Tari Piring dan masih banyak lagi.

Bahkan, jika menilik budaya tari kontemporer yang memadukan tari tradisional dengan tari modern, kamu akan menemukan lebih banyak lagi nama dan macam tarian. Ini tentunya adalah potensi besar yang harus digarap dengan maksimal.

  • Lagu Daerah

Jika kamu pernah mendengar nama The Resonanz Kids, kamu juga pasti tahu bahwa mereka pernah membawakan lagu daerah dari Papua yaitu Yamko Rambe Yamko dan berhasil menyabet juara pertama dalam ajang kompetisi paduan suara.

Hal ini adalah salah satu cara untuk memperkenalkan keindahan budaya daerah lewat lagu-lagu. Selain Yamko Rambe Yamko, tentunya kamu juga pernah mendengar lagu Bunga Jeumpa, atau lagu daerah lainnya.

Bahkan, lagu campursari yang sedang tren karena dibawakan oleh alm. Didi Kempot pun juga merupakan lagu tradisional yang memiliki penikmat hingga mancanegara. Bahkan, beberapa universitas di luar negeri banyak yang sudah membuka kelas untuk mempelajari lagu tradisional Indonesia.

  • Pakaian Adat

Dalam ajang kontes ratu kecantikan dunia, biasanya ada sesi yang mengharuskan setiap peserta untuk membawakan pakaian yang mencerminkan daerah asal mereka. Biasanya para desainer akan mengambil inspirasi dari busana daerah maupun hal khas lain untuk dituangkan dalam desain gaun.

Selain bentuk modern seperti ini, pakaian adat yang klasik pun juga tidak kalah indahnya. Sebut saja Baju Kurung, Kebaya, bahkan Koteka juga memiliki keindahan yang tidak akan bisa didapatkan di tempat lain.

  • Ritual Adat

Setiap tahun, banyak orang, baik dari dalam maupun luar negeri yang mendatangi Pulau Dewata untuk mengikuti prosesi Ngaben. Ritual adat yang dulunya hanya eksklusif dirayakan guna mengantarkan roh leluhur agar bisa mendapatkan tempat yang lebih baik ini, kini sudah menjadi salah satu daya tarik wisata yang menarik.

DI tanah Toraja juga memiliki ritual yang hampir sama yaitu Rambu Solo, yang merupakan upacara pemakaman jenazah yang cukup unik. Selain itu, masih banyak ritual adat lain yang ada di setiap daerah dan kegiatan semacam ini selalu dapat menarik wisatawan dalam dan luar negeri.

  • Makanan Khas

Rendang, Coto, Gudeg dan masih banyak ragam kuliner lezat ada di tanah Indonesia. Kemasyhuran nama dari masakan khas ini pun sudah tersebar luas. Bahkan, beberapa saat yang lalu, salah satu juri ajang memasak bergengsi tingkat internasional, yang juga seorang chef handal, rela belajar memasak rendang hingga ke tanah Minang.

Ini membuktikan bahwa masakan pun memiliki daya tarik tersendiri yang mampu menjadi potensi wisata dan menggerakkan perekonomian daerah serta nasional.

Cara Mengembangkan Budaya Tradisional Sebagai Potensi WIsata dan Ekonomi Kreatif

  • Promosi

Ada banyak cara untuk mengembangkan budaya tradisional agar dikenal masyarakat luas, salah satunya adalah dengan promosi. Memasang iklan di berbagai media massa memang cara yang bagus, namun memperkenalkan keindahan Indonesia dengan cara organik, seperti meningkatkan kesadaran masyarakat adalah hal yang paling baik.

Menceritakan tentang keindahan Indonesia ketika bertemu dengan orang asing, membuat konten perjalanan di media dan masih banyak cara lain, bisa menjadi promosi yang lebih tepat sasaran.

  • Event Khusus

Biasanya, di waktu-waktu tertentu, pemerintah menetapkan kebijakan untuk membuat sektor pariwisata menjadi tujuan para wisatawan. Tentunya, perhatian pemerintah ini menjadi dukungan yang baik bagi pelaku budaya dan juga pengembang tempat wisata.

Budaya tradisional sebagai ekonomi kreatif bisa dimajukan dengan mengintegrasikan setiap komponen dan memperbaiki sarana dan prasarana yang ada di sekitar lokasi. Kebijakan dari pemerintah pun juga harus sinergi agar ada kemudahan bagi pelaku ekonomi kreatif.

Tidak bisa dipungkiri, budaya tradisional sebagai potensi wisata dan ekonomi kreatif masih harus mendapatkan perhatian yang serius. Generasi mudah harus mau melestarikan budaya leluhur yang ada agar tetap lestari dan bisa dikembangkan menjadi peluang kerja.

Sumber :https://www.kemenparekraf.go.id/