By admin

0

Orangtua Wajib Tahu Penyebab Kaligata Pada Anak

Orangtua Wajib Tahu Penyebab Kaligata Pada Anak

Categories : Parenting

Pernah mendengar penyakit kaligata? Kaligata atau biasa disebut dengan biduran, merupakan kondisi dimana terjadi bentol-bentol pada kulit disertai ruam kemerahan yang terasa gatal. Kaligata pada anak tentu membuat kondisi si Kecil menjadi tidak nyaman, karena tak jarang kaligata yang tidak hanya terasa gatal namun juga terasa perih menyengat.

Ketika anak mengalami kaligata, tak sedikit orangtua yang beranggapan penyebabnya adalah karena si Kecil alergi terhadap sesuatu. Namun faktanya, kaligata tak hanya disebabkan oleh alergi saja. Lantas apa saja faktor penyebab kaligata pada anak?

  1. Alergi

Penyebab kaligata yang paling umum ditemukan adalah karena alergi, mulai dari alergi makanan hingga obat-obatan tertentu. Si Kecil bisa saja alergi terhadap kacang-kacangan, telur, susu, gandum, kerang-kerangan, ikan, atau makanan lain yang dapat menjadi pemicu reaksi alergi. Untuk alergi obat-obatan, antibiotik atau penicillin merupakan faktor penyebab kaligata yang kerap ditemui.

  1. Perubahan Suhu

Kaligata juga dapat terjadi karena faktor perubahan suhu, paparan sinar matahari maupun terpaan angin. Penyebab umumnya karena sensitivitas kulit.

Misalnya si Kecil berada di tempat yang bersuhu dingin, aliran darah di beberapa area kulit melambat karena menyempitnya pembuluh darah kecil yang berada di lapisan bawah kulit. Ketika kulit mulai menghangat lalu kembali ke suhu normal, akan terjadi kebocoran cairan pembuluh darah dan masuk ke jaringan halus. Penumpukan cairan itulah yang dapat memicu kaligata.

  1. Infeksi Virus

Selain karena alergi dan perubahan suhu, infeksi virus juga menjadi salah satu penyebab kaligata pada anak. Kaligata dapat terjadi ketika anak mengalami gejala sakit seperti diare, pilek, batuk, atau demam. Kaligata yang disebabkan karena infeksi virus tidak terkait dengan reaksi alergi, dan umumnya akan hilang dalam beberapa hari.

  1. Tungau

Tungau ataupun debu di rumah Anda juga tak menutup kemungkinan menjadi penyebab kaligata pada kulit si Kecil. Jika anak kerap merasa gatal meskipun tidak terkena faktor pemicu kaligata diatas, mungkin penyebabnya adalah kondisi rumah Anda yang kotor. Perhatikan tempat tidur, perabotan, tirai, hingga sudut-sudut rumah yang kerap berdebu dan menjadi sarang tungau.

  1. Penyakit Autoimun

Jika kaligata terjadi terus menerus berulang dan kronis, bisa saja menjadi suatu indikasi penyakit autoimun. Penyakit autoimun merupakan penyakit dimana sistem kekebalan tubuh berbalik menyerang sel sehat dalam tubuh, yang seharusnya melindungi dan membentengi tubuh dari penyakit.

Apakah Kaligata Pada Anak Berbahaya?

Kaligata umumnya hanya berlangsung beberapa jam atau hari. Namun jika kaligata muncul di seluruh tubuh anak, bengkak di area bibir atau mata, nyeri perut, sesak, atau bahkan tidak sadarkan diri, segera bawa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Guna meredakan kaligata umumnya diperlukan obat antihistamin yang diberikan dokter sesuai dengan dosis dan kebutuhan, sehingga Anda perlu membawa si Kecil berkonsultasi dengan dokter jika kaligata semakin parah dan tak kunjung sembuh.

Demikianlah penyebab kaligata pada anak yang wajib diketahui. Jangan biarkan si Kecil menggaruk bagian yang gatal agar tidak memperparah kondisinya.